Pola Penalaran Deduktif dan Induktif




Pola Penalaran  Deduktif dan Induktif

Biologi merupakan subyek yang menarik dan penting karena sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan akan menentukan masa depan kehidupan. Banyak ahli biologi yang bekerja memecahkan permasahan yang sangat berpengaruh pada kehidupan, seperti penyakit kanker dan penyebaran HIV. Ilmu-ilmu pengetahuan tentang biologi akan membantu kita untuk menggunakan sumber daya alam dengan cara benar, mencegah atau mengobati penyakit serta meningkatkan kualitas hidup kita sekaligus anak cucu kita. Banyak penemuan- penemuan penting yang bermanfaat saat ini. Penemuan teresebut tidak lepas dari para ilmuwan yang menelitinya. Ada beberapa cara bagaimana ilmuwan berfikir, yaitu :
Gambar prinsip pengukuran keliling bumi menggunakan beberapa cabang ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh bangsa Yunani kuno


Hasil pengukuran modern jarak antara sumur dan tiang Obelisk hanya 800 km sehingga jika dihitung menggunakan metode orang yunani hasilnya adalah 50 x 800 = 40.000 km. Sedangkan keliling bumi secara akurat dalam pengukuran modern adalah 40.075 km. Jika dibandingkan dengan hasil perhitungan modern,hasil pengukuran menggunakan metode orang Yunani kuno cukup akurat karena selisih dengan hasil perhitungan modern sangat kecil.
Contoh diatas menunjukkan bahwa untuk mengetahui keliling bumi digunakan beberapa disiplin ilmu. Diantaranya adalah matematika geometri, perhitungan perjalanan Onta serta beberapa pengetahuan tentang filosofi.

2. Penalaran Induktif
            Penalaran induktif menggunakan observasi spesifik untuk mendapatkan prinsip umum. Sebagai contoh Isaac Newton. Suatu saat dia memikirkan suatu pertanyaan spesifik, jika kamu melemparkan apel ke atas, apa yang terjadi? Apel akan jatuh ke tanah. Sehingga Newton menyimpulkan prinsip umum bahwa semua objek akan jatuh menuju pusat bumi.
Load disqus comments

0 comments